Kamis, 20 Mei 2021
Milyar-milyar, juta-juta, ratus-ratus sekian
Kemungkinan orang di dunia, kamu dapatnya aku.
.......
Aku mengukuhkan Danang Surya Rahmandhani sebagai teman tumbuhku setiap hari, bulan, tahun, entah sampai kapan, mungkin sampai—— tulang-tulang kami lapuk bersama cacing dan tanah.
Mas, jika kamu tau aku adalah wanita yg patut bersyukur bertemu kamu...
Satu-satunya lelaki yg berhasil mendobrak pintu kerajaan hati yg paling sulit menerima ini, dari kamu yg sederhana dan punya karakter kuat dalam menghormati perempuan sebagaimana kamu menghormati ibumu..
Teruntuk Almh. ibunda Danang, terima kasih telah melahirkan seorang anak yg terdidik dengan hebat dari org tuanya, Danang mampu menjaga dan menghormati perempuan. Karakter yg tidak begitu banyak dimiliki para lelaki.. Aku memohon restu darimu bu, berikan jalan untuk kami berdua untuk meraih kebahagiaan sampe maut memisahkan kami, dan izinkan aku sebagai menantu pertama dan terakhir seutuhnya untuk mas Danang, perkenalkan aku bu, aku Meutia Shifayanti Z yang siap menemani mas Danang dimanapun, kapanpun, suka maupun duka. Semoga Ibu bahagia disana di Syurga-Nya Allah SWT. Al Fatihah..
.......
Singkatnya mungkin seperti ini, kamu ada di sekitarku sebagai teman atau bahkan hanya sekedar kenal. Yang dulu sama sekali tak terfikirkan bisa dekat denganmu, mikir kamu jadi pacarku aja jauh dari lubuk hatiku yang paling dalam pokoknya bener-bener aku tak mengharapkanmu, ya walaupun sebelumnya aku memang menandai mu, entah apa yg ada di otak ku saat itu bisa-bisa nya aku terpesona rupamu dan lawakmu yg ku bilang sedikit receh sampai pada akhirnya aku mencari tau bagaimana sih sosok dirimu itu, lucu memang.
Semua teman kuliahku mengikuti kamu di social media tapi dengan gengsi ku yang tinggi ini, aku enggan memfollow mu di ig aahahahah bukan Meutia namanya kl ga gengsi, duh. Setelah itu pun, aku tak mencari tau lebih dalam lagi kamu seperti apa, ya hanya angin lewat aja gitu.
........
Seiring berjalannya waktu, dari tahun ke tahun tepat di tahun 2021 ini, kita bertemu tanpa aku pinta sedikit pun, kamu datang tanpa aku jemput, kok bisa?!?!? Satu satunya kata yg selalu ku ucap karena ya memang ini bener-bener ga nyangka dan diluar dugaan aku. Tuhan seperti berkehendak “kun fayakun” maka jadilah kita.
Benar yah, seperti apa yg di kutip oleh Ian Hugen;
“Gue percaya kalau “takdir” itu akan bertemu dan berjalan secara effortless. Jadi tanpa terlalu di usahakan it will just eventually happen karena memang sudah jalannya. Apa yg sudah ditakdirkan menjadi milikmu akan di pertemukan dan mempertemukanmu dengan “begitu saja”
Mas, i wuff u.
Love
Meutia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar